Ketika kecil, aku tidak mempunyai peluang untuk menentukan muzik apa yang akan dimainkan di dalam kereta. Radio yang ada sering kehilangan isyarat dan hanya banyak mengeluarkan bunyi yang tidak enak.
Jadi, perjalanan menuju ke Pengerang dari Raub aku akan berulang-kali mendengar kaset yang sama. Ketika budak-budak lain akan mendengar Slam atau KRU atau Iklim, aku akan mendengar Ally Noor dan Mastura. Kaset kedua yang ada dalam kereta adalah campuran rock kapak yang lagu hit-nya adalah Spring – Bourgenvilla. Lagu lain entah dicedok dari mana.
Berbalik kepada Ally Noor dan Mastura, aku tidak tahu kenapa ayah memilih untuk membeli kaset ini. Tekaan aku adalah dia pergi ke pasar malam, kemudian membelinya tanpa segan-silu.
Walaupun tidak fasih dengan dialek Nismilan, aku tetap berjaya sing along lagu-lagu Ally Noor dan Mastura.
Aku kecewa bila Spotify dan Apple Music gagal menghadirkan lagu Ally Noor dan Mastura dalam halaman waktu senangku. Terima kasih untuk Youtube Music, begitu banyak lagu Ally Noor dan Mastura.
Rindu adalah satu perkataan yang sukar aku nyatakan untuk ayah, tapi ianya menjadi lebih mudah bila aku memasang lagu Ally Noor & Mastura.
βDah den koba an dulu! Kumpo kan duit. Pinanglah copek ini kau tangguh an.β πΆπ΅