Akur kepada timbalan ketua keluarga

Sepanjang tempoh PKP, telah banyak kali aku dibebel oleh isteri. Kalau tidak dibebel, dia akan memberi jelingan. Ada sahaja yang akan ditangkap mata tajamnya.

Serbuk neskafe.

Serpihan biskut.

Tumpahan jus nenas.

Dan macam-macam lagi benda yang tidak sepatutnya ada di lantai.

PKP telah membuatkan kami berdua berada lebih lama di rumah dan secara logiknya semakin keraplah aku dibebel.

Tuhan, aku berterimakasih untuk isteriku. Aku malah hargai segala bebelan dan nasihatnya. Ini lebih baik daripada dia diam seribu bahasa.

Setiap kali mengelap lantai, aku akan melakukannya dengan rela dan senyuman di dalam hati.

Sekarang izinkan aku mencari pembantu rumah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s