Ketika Berus Bertasbih

Betullah orang kata, mengecat boleh menenangkan. Aku kini sedang mengecat rumah dan merasakan seolah-olah berada di tepi sungai yang begitu jernih di mana airnya mengalir dari mata air yang keluar dari celahan batu permata, zamrud dan nilam. Di setiap hayunan berus, aku seolah-olah ditemani siulan burung rajawali yang sayapnya begitu gagah melayang di angkasa. Harum kasturi semerbak diiringi bunga seruni yang kembang mekar.

Aku tersenyum. Kemudian aku celupkan berus ke dalam bekas cat dan kembali meratakannya di dinding. Begitu halus gemalai gerakan tanganku. Brader yang lukis Monalisa tu kalau tengok pasti cemburu.

Betul-betul sebuah terapi jiwa ya aktiviti ini. Kataku kepada diri sendiri.

Jam di kotak Astro menunjukkan jam 2:51 pagi. Aku masih mengecat rumah. Dan sudah 1 jam 51 minit aku mengalami tekanan jiwa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s