Liverpool sebagai pasukan paling jumantara

Sebagai penyokong Liverpool yang telah melalui pahit getir Ngog Kyrgiakos Torres Suarez dan Gerrard tergelincir, aku menyambut kejuaraan Liverpool dengan tenang dan tersengih.

Pada aku kejuaraan telah menjadi milik Liverpool sebaik sahaja Fabinho merembat kencang ke dalam gol Man City pada minit ke-6. Bak kata orang Minang, “bedosup dia poe.”

Kejayaan yang diiringi doa mufti Liverpool ini memang sepatutnya disental dan ditonyoh-tonyoh ke wajah peminat Red Devils kerana berbagai usaha yang telah mereka ikhtiar untuk menidakkan kegembiraan penyokong Liverpool.

Ada yang sanggup mengira kejuaraan liga selepas tahun 1992. Masyallah…

Ada yang sanggup menjadi pengarah dan sengaja guna jersi Liverpool sebagai kain lap.

Malah ada pengulas Astro Arena yang berdoa siang dan malam meminta liga dibatalkan.

Tapi paling epik ada youtuber botak membuat ramalan,

“Tahun ni Man City lagi jadi juara. Melainkan dia buat lawak. Tapi kalau dia buat lawak, bukan Liverpool la yang jadi juara.”

Adan ukerrrrrr. Padan muka ko. Pogba la Bruno la Ole at the wheel laaaaaa.

Mereput la ko setannnnnn.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s